Yayasan Bambu Lingkungan Lestari (YBLL) merupakan organisasi yang berkomitmen membangun ekonomi restoratif berbasis desa melalui pendekatan agroekologi bambu. Salah satu inisiatif unggulannya adalah pengembangan Sistem Hutan Bambu Lestari (HBL), yaitu sistem panen tebang pilih yang menjamin keberlanjutan rumpun bambu sekaligus mendukung industri bambu berkelanjutan di Indonesia.
YBLL juga mengembangkan produk bambu laminasi bernilai tambah melalui Rumah Produksi Bersama Mosedia yang dikelola oleh BambuCoop. Upaya ini diharapkan menjadi model transformasi ekonomi restoratif yang melibatkan petani, pengrajin, pelaku industri, akademisi, dan pemerintah.
Tujuan tersebut sejalan dengan arah pembangunan nasional yang tertuang dalam ASTACITA (Arah, Strategi, dan Kebijakan Pembangunan Indonesia).
Untuk diketahui, Forum lintas sektor ini mempertemukan para pemimpin pemerintah, akademisi, pelaku usaha, organisasi pembangunan, dan komunitas lokal untuk menggali potensi ekonomi restoratif berbasis bambu di NTT.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Wulla, Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas, Wakil Bupati Sumba Timur, Yonathan Hani, Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores, Dwi Yono, serta sejumlah pimpinan perusahaan swasta dari dalam dan luar negeri.(*/den)







