HUT ke-23 Jemaat Marturia Oesapa Selatan, Penjabat  Wali Kota Resmikan Menara Lonceng Gereja

kota kupang marturia

Fahrensy menilai buku sejarah bukan sekadar dokumentasi, tetapi sumber inspirasi dan pengajaran bagi generasi saat ini yang akan datang mengenai jejak-jejak iman serta perjuangan para pendahulu untuk menjadi pendorong dalam melanjutkan pelayanan.

Berkaitan dengan emeritasi pendeta,  Fahrensy menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tulus kepada Pendeta Elyanor V. Manu – Nalle, S.Th., yang telah menyelesaikan tanggung jawabnya serta menjadi garam dan terang dunia selama melayani jemaat.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

“Pelayanan, dedikasi, dan pengorbanan yang telah diberikan selama ini adalah teladan yang sangat berharga,” ujar Fahrensy.

Ucapan selamat juga disampaikannya kepada Pendeta Fedriana N. Bunga – Manafe, S.Th., sebagai pendeta yang baru di jemaat tersebut. Ia meminta agar momen perhadapan dimaknai sebagai langkah awal memulai hidup baru dalam tugas penggembalaan, hidup dalam pelayanan dan persekutuan dengan Tuhan Yesus Kristus di jemaat sebagai ladang pelayanan yang baru.

“Tugas dan tanggung jawab yang diemban sangatlah mulia dan berat, namun dengan pertolongan Tuhan dan dukungan dari seluruh jemaat akan mampu menjalankan tugas pelayanan dengan baik,” ujarnya.

Fahrensy juga menyampaikan selamat atas serah terima tugas pelayanan jabatan ketua majelis jemaat yang baru kepada Pendeta Fedriana. “Saya ucapkan selamat, semoga dengan kepemimpinan yang baru ini, Jemaros semakin bertumbuh dalam iman dan pelayanan. Terima kasih kepada ketua majelis jemaat sebelumnya atas dedikasi dan kontribusi nyata yang diberikan,” katanya.

Pos terkait