HUT ke-23 Jemaat Marturia Oesapa Selatan, Penjabat  Wali Kota Resmikan Menara Lonceng Gereja

kota kupang marturia

Ucapan selamat atas ulang tahun yang ke-23 juga disampaikan Fahrensy kepada segenap jemaat. Ia berterima kasih kepada jemaat yang senantiasa mendukung berbagai pembangunan di Kota Kupang, khususnya karena telah ikut memelihara kerukunan hidup umat beragama.

Diakuinya, peran serta jemaat sangatlah penting dalam menciptakan suasana harmonis dan damai di tengah keberagaman masyarakat.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Sementara itu, Ketua Majelis Sinode GMIT, Pendeta Semuel B. Pandie, S.Th., melalui suara gembala menyampaikan beberapa hal antara lain prinsip dasar yang wajib dipikul oleh seorang pendeta dalam melayani Tuhan.

Menurutnya, ada 3 hal yang menjadi ukuran yang harus dilakukan, yaitu pertama, kekuatan keheningan seorang pendeta. Kedua, pendeta sebagai pelayan harus bisa membawa diri untuk hadir dalam komunitas, mampu menjadikan kehidupan orang lain sebagai laboratorium kehidupan, tetapi juga dapat menjadi berkat bagi orang lain.

Dan yang ketiga, kemampuan melayani karena di dalam pelayanan akan menghadirkan identitas Allah yang sungguh-sungguh, sehingga dapat menunjukkan karakter Allah yang pengasih, penyayang, penuh belas kasihan, setia dan adil. (prokopim kota kupang)

Pos terkait