Di SMPK Santa Theresia, Linus memberikan motivasi agar siswa rajin belajar dan aktif berbahasa Inggris. “Kemampuan berbahasa Inggris penting agar kalian dapat bersaing secara global,” ujarnya. Ia bahkan berdialog dengan siswa menggunakan bahasa Inggris, didampingi oleh timnya.
Linus juga meninjau kantin sekolah dan berdiskusi dengan para pedagang. Ia mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan dan menjual makanan sehat untuk mendukung tumbuh kembang anak.
SMPK Giovani menjadi tujuan terakhir kunjungan Linus. Ia menyapa siswa di dalam kelas dan memberikan motivasi belajar. “Kalian adalah masa depan Kota Kupang. Belajarlah dengan giat untuk mencapai cita-cita kalian,” pesannya.
Linus mengaku kunjungan kerja ke masyarakat sudah menjadi bagian dari gaya kepemimpinannya. “Di situ kita temukan akar persoalan yang perlu diatasi. Begitu ada persoalan yang diajukan oleh masyarakat, guru, pegawai langsung diatasi,” tegasnya.
Menurutnya, kunjungannya ke sekolah-sekolah juga kadang tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. “Saya kunjung ke satu SMPN tanpa pemberitahuan. Saya hanya temukan puluhan siswa. Kita apel, beri arahan dan petunjuk untuk dilakukan,” katanya.
Bagi Linus, disiplin diri perlu terus dipacu hingga menjadi kekuatan diri yang kemudian membentuk karakter orang. Betul, disiplin adalah rahasia sukses. (tkleden)







