Jefri menegaskan, para pendeta memiliki tugas dan tanggung jawab yang sama seperti walikota yaitu melayani masyarakat meskipun dalam bidang yang berbeda.
Jefri berharap peran Gereja melalui para pendeta turut membantu pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Salah satunya dengan memberikan informasi masyarakat mengenai program bansos dari pemerintah agar semakin banyak yang tersentuh.
“Di lingkungan kita masih banyak masyarakat yang susah, mereka masih sangat membutuhkan perhatian pemerintah. Oleh karena itu saya sangat mengharapkan dukungan bapak ibu perangkat Gereja membantu pemerintah agar informasi bansos sampai kepada masyarakat,” pinta Jefri.
Ketua Partai Demokrat NTT itu juga mengajak semua yang hadir untuk menjadi mitra serta ikut berpartisipasi dalam setiap program pembangunan yang dilaksanakan Pemerintah Kota Kupang, baik itu dalam bentuk partisipasi langsung maupun tidak langsung.
Partisipasi yang sangat diharapkan adalah terkait pandemi Covid-19 saat ini. Masyarakat diminta dapat menerapkan dan taat terhadap protokol kesehatan yang telah dianjurkan oleh pemerintah.
“Saya berterima kasih bagi semua majelis dan pengurus gereja ini karena telah melakukan protokol kesehatan dengan menggunakan masker, mencuci tangan, mengukur suhu tubuh dan menjaga jarak,” lanjutnya.
Di akhir acara Jefri menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pdt. Doti Fanggidae – Kalelado, S.Th., yang dalam beberapfa waktu lalu telah memangku jabatan sebagai pendeta di tempat GMIT Jemaat Lahairoi Tuaksabu, serta ucapan selamat melayani di ladang pelayanan yang baru di GMIT Jemaat Genesaret Lasiana.







