Antusiasme itu bertambah lagi karena dua alasan. Pertama, Kepala Desa Oinlasi, Margaritha A Mella, A.Md, adalah lulusan Politani Negeri Kupang. “Saya berbangga sekali dengan kehadiran para dosen dari Politani. Saya juga lulusan Politani, saya angkatan 2002,” kata Margaritha Mella.
Kedua, Profesor Dr. Bernadete Barek Koten, adalah juga anak Oinlasi. Guru besar asal Waiklibang, Flores Timur ini, lima tahun duduk di SDI Oenasi. “Gedung (Aula Kantor Desa Oinlasi) ini kami punya sekolah SD dulu,” kata Bernadete yang lancar bicara bahasa Timor.
Lengkaplah, kepala desa lulusan Politani bersama para dosen dari almamaternya bersatu mengedukasi warga desa tentang banyak hal menyangkut peternakan.
Acara PKM yang kental dengan penyuluhan dan praktek cerdas secara mandiri dari para dosen Politani ini dikemas dalam nuansa santai tapi sarat manfaat.
Para dosen membawa dan mengajak utusan masyarakat yang hadir ke lika liku dunia peternakan. Dari urusan penyiapan pakan ternak, kesehatan hewan, fermentasi pakan, budi daya rumput pakan ternak, juga bagaimana menjaga dan merawat mata air.

Para petani peternak yang hadir penuh semangat mengikuti dan mendengar setiap penjelasan teknis terkait dunia peternakan. Banyak dari mereka mengajukan pertanyaan seperti penyakit ternak, bagaimana menggemukkan ternak, bagaimana babi bisa melahirkan anak yang sehat dan banyak, bagaimana menyiapkan lahan untuk pakan ternak dan banyak pertanyaan teknis lainnya.







