KBM 100 Persen, Begini Peringatan DPRD Kota Kupang

walde taek2

KUPANG kabarntt.id—Ketua Komisi IV DPRD Kota Kupang, Ewalde Taek, menghimbau Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang maupun para kepala sekolah di Kota Kupang agar tetap waspada, meskipun Covid-19 mulai reda.

“Kita baru memasuki sekolah tatap muka secara full atau 100 persen setelah dinyatakan bahwa Covid-19 ini mulai mereda di Kota Kupang. Tetapi juga tingkat kewaspadaan kita terus ditingkatkan, dan kami tetap mendukung tatap muka 100 persen tersebut,” jelas Walde kepada kabarntt.id, Kamis (21/7/2022).

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Terkait pembatasan jam pelajaran setiap KBM dibatasi 4 jam per hari, sementara tuntutan jam mengajar para guru 5-6 jam perhari, Walde  mengatakan,  guru-guru bisa menyiasatinya dengan melakukan kelas terakhir atau les untuk menggenapi kewajiban mengajar tersebut.

“Tetapi terkait dengan apa yang dikeluhkan oleh para guru bahwa jam mengajar tidak memadai, sebernarnya ini tergantung pada kreativitas para guru.  Khan tidak semata-mata jam yang dihitung itu adalah jam pembelajarannya, namun bisa disiasati dengan memberikan les tambahan dengan mengatur jabwal dan tetap dengan prokes,” tegas Ketua PKB Kota Kupang ini.

Sebagai wakil rakyat dan juga orang tua murid, Walde  tidak terlalu merasa khawatir jika ada tambahan waktu untuk les, karena anak-anak sudah mendapatkan vaksinasi dosis kedua.

“Untuk kita sih tidak masalah, karena anak-anak kita secara fisik sudah dipersiapkan melalui vaksin 2 kali. Kemudian yang kedua, lingkungan pendidikan kita menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Jadi mereka meskipun sudah sekolah tatap muka 100 persen, tapi di sekolah juga menerapkan penggunaan masker yang bagi saya tidak menjadi persoalan kalau dilakukan tatap muka 100 persen,” serunya. (np)

Pos terkait