BORONG kabarntt.id—Calon Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melhiades Laka Lena, menegaskan akan membangun NTT dengan potensi yang ada, tanpa perlu membangun pertambangan.
Melki yang berpasangan dengan Johni Asadoma sebagai calon wakil gubernur mengatakan hal itu saat kampanye terbatas di Sere, Kelurahan Tanah Rata, Kota Komba Manggarai Timur, Senin (30/9/2024).
Melki mengatakan, sejak lama Menteri Koordinator Perekonomian Indonesia, Airlangga Hartarto, sudah mewacanakan pembangunan pabrik porang di Manggarai Timur.
“Jika saya jadi gubernur yang begini kita akan kerja serius agar bahan mentah kita tidak melulu dijual ke luar daerah,” kata Melki.
Menurutnya, salah satu programnya adalah hilirisasi. “Kita ingin membangun NTT tanpa membangun tambang. Kita olah komoditas lokal. Jangan lagi jual pisang beli keripik ubi. Jangan lagi jual pisang di pasar laku beli molen,” katanya.
“Kalau esok saya jadi gubernur kita akan kerja serius untuk mendatangkan pabrik, jangan lagi bahan mentah kita jual semua ke luar,” katanya lagi.
Selain hilirasasi, Melki juga menegaskan akan memastikan semua masyarakat NTT tercatat sebagai pengguna layanan BPJS Kesehatan dan memiliki status yang aktif.
“Masih banyak masyarakat yang kadang jika pergi ke puskesmas atau RS status BPJS- nya non aktif sehingga harus memakai uang sendiri untuk bayar,” kata Melki saat kampanye terbatas di Sere, Kelurahan Tanah Rata, Kota Komba Manggarai Timur, Senin (30/9/2024).
Jika terpilih sebagai Gubernur NTT, Melki memastikan akan rutin mengecek status masyarakat, apalagi mereka yang kategori tidak mampu yang sudah terdaftar sebagai pengguna layanan BPJS Kesehatan milik pemerintah.







