Menteri Agama Apresiasi Kerukunan Umat Beragama di Kota Kupang

Kota Kupang remsikan wihara

Sebagai contoh menurutnya sebuah daerah dengan kekayaan wisata alam tidak akan mau dikunjungi wisatawan jika tidak ada toleransi terhadap agama yang dianutnya.

Purnawirawan Jenderal TNI itu juga mengakui sebagai wujud toleransi antarumat beragama, sebelumnya dirinya sudah punya ide agar Asrama Haji yang ada di Kota Kupang tidak hanya digunakan oleh umat muslim saja untuk persiapan naik haji dan umroh. Tetapi juga bisa digunakan oleh umat beragama lain.

Namun ternyata ide itu sudah lebih dahulu diterapkan oleh para tokoh agama di Kota Kupang. Saat ini Asrama Haji Kota Kupang menjadi tempat tinggal bagi 40 mahasiswa asal Papua yang beragama Kristen yang sedang menimba ilmu di Kota Kupang.

Karena itu dia menyampaikan terima kasih kepada para tokoh agama di Kota Kupang pada khususnya dan NTT pada umumnya yang telah berkontribusi merawat kerukunan bangsa ini.

Walikota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, M.M.,M.H., pada kesempatan tersebut mengakui kerukunan di Kota Kupang sudah dibina selama ini.

Pemerintah Kota Kupang, menurutnya, memiliki cita-cita Kota Kupang sebagai rumah besar persaudaraan antarsuku agama dan ras serta berkomitmen bahwa kebersamaan dan kerukunan antarumat beragama merupakan suatu kebutuhan yang mutlak.

Hal tersebut diwujudkan dengan diterbitkannya Peraturan Wali Kota yang salah satu poinnya menjamin bahwa semua umat beragama di Kota Kupang memiliki rumah ibadah.

Rumah ibadah yang bermasalah proses izinnya akan diselesaikan. Forum Kerukunan Umat Beragama memfasilitasi terbentuknya rumah ibadat tersebut.

Pos terkait