Moensaku Jr, Petinju TTU Siap Naik Ring

TTU TINJU

KEFAMENANU kabarntt.id – Oktovianus Moensaku, petinju asal Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang saat ini menetap di Tangerang Selatan, siap naik ring Minggu (7/11/2021) nanti di SoE.

Kepada media ini, Moensaku atau yang biasa disapa Moensaku Jr, menyampaikan, dirinya sudah bergabung dalam cabang olahraga boxing (tinju) profesional ini kurang lebih 17 tahun.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Dikatakan Moensaku, sebelum bergabung dalam cabang olahraga tinju profesional, dirinya pun pernah bergiat di tinju amatir.

“Saya sudah bergabung di cabang olahraga tinju profesional kurang lebih 17 tahun. Di boxing profesional, saya sudah bertanding sebanyak 17 kali,” ucap Moensaku.

“Saya pernah meraih juara nasional kelas bulu dan juara UBO Internasional. Sekarang saya berlatih di Sasana Fahd Academy Daerah Alam Sutera Tangerang Selatan-Provinsi Banten,” urai Moensaku.

Disampaikan Moensaku, tanggal 7 November 2021 dirinya akan mengikuti pertandingan di Daerah Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Saya akan berhadapan dengan Soleman Kosat, yang merupakan salah satu petinju dari Sasana FLOSATI tanggal 7 November mendatang. Kami akan bertanding di Lapangan Umum Boibalan di Niki Niki, Kecamatan Amanuban Tengah, Kabupaten Timor Tengah Selatan, NTT,” jelas Moensaku.

Moensaku  menambahkan, dirinya sudah beberapa kali mengikuti pertandingan di dalam negeri dan di luar negeri. Pada November 2019, dirinya mendapat kesempatan untuk bertanding di luar negeri yakni di Taipe.

“Ketika saya diberikan kesempatan untuk membawa nama Indonesia pada tahun 2019 untuk berkompetisi, saya dan pelatih mengalami kendala saat sudah berada di sekitar lokasi tanding, terutama dari segi komunikasi (berbahasa). Orang Taipe jarang berbicara bahasa Inggris, mereka lebih suka menggunakan bahasa mereka,” ungkap Moensaku.

Moensaku tak lupa mendaraskan limpah terima kasih kepada semua masyarakat Indonesia pada umumnya, sasana Fahd Academy karena sudah diberikan kepercayaan untuk bertanding di luar negeri, membawa nama Indonesia dan mengibarkan bendera Merah Putih di sana, walaupun keberangkatan ke Taipe dengan menggunakan uang pribadi dan tidak ada dukungan dari pemerintah.

“Harapan saya, semoga ke depannya pemerintah memberikan perhatian kepada semua pegiat tinju dari berbagai sasana yang ada di Indonesia. Karena selama ini kami alami dan kami rasakan seperti dianaktirikan di bumi pertiwi sendiri,” pungkas Moensaku. (siu)

Pos terkait