Operasi Katarak Gratis di Ruteng, Ribuan Warga Melihat Lagi

katarak1
Seorang pasien yang sudah dioperasi matanya

“Alhamdulilah, sekarang saya melihat dengan jelas,” kata Nyonya Hajerah.

Semua ungkapan hati para pasien yang terekam atau tidak sempat didokumentasikan bernada sama. Begitu juga mereka yang diperiksa matanya karena sakit atau mengalami gangguan penglihatan.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Orang dewasa, anak-anak atau pun bapak-ibu lanjut usia yang memeriksakan mata dan mendapatkan kacamata gratis juga mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih mereka atas inisiatif karya sosial karitatif ini.

Romo Herman Ando, salah satu pasien yang diobati pada hari terakhir mendapatkan kesempatan untuk menyuarakan rasa bahagia dan terima kasih berlimpah mewakili semua pasien yang sudah dioperasi atau diperiksa matanya.

“Kepada tim dokter JFF atas pengabdian mereka, kepada KCK Denpasar dan Komunitas Lux Mundi Ruteng yang memprakarsai karya kemanusiaan sehingga terselenggara di Ruteng, serta semua anggota tim Panitia Bakti Sosial Katarak yang telah berjibaku selama beberapa hari, baik di RSUD dr. Ben Mboi atau di Aula Assumpta Paroki Katedral Ruteng, Anda semua luar biasa,” kata Romo Ando.

Kegiatan sosial selama lima hari yang dibuka secara resmi oleh Romo Alfons Segar, Vikjen Keuskupan Ruteng yang mewakili Uskup Ruteng dan disaksikan Bupati Manggarai,  Hery Nabit, Senin (22/8/2022), lalu di Aula Assumpta Katedral Ruteng, memang membawa kepuasan dan hasil yang luar biasa.

katarak3
Nyonya Teresia Setia Jemali sekarang sudah melihat dengan jelas

Motto yang diusung John Fawcett Foundation, “Giving Gift of Sight” seakan mengafirmasi hasil yang dicapai oleh tim tersebut ‘Kami datang untuk memberikan hadiah penglihatan bagi pasien katarak dan penderita mata lainnya di Keuskupan Ruteng’.

Pos terkait