PKK Dan  DWP  Promosi Tenun Sepe Pada Ladies Program

kota kupang ladies program

Menurut Ny. Hilda, Pemerintah Kota Kupang selaku tuan rumah sangat senang menyambut kehadiran para peserta serta berkesempatan menampilkan keunggulan-keunggulan yang dimiliki daerah ini melalui Koepan Expo. Para pengunjung dapat melihat secara langsung produk unggulan pelaku UMKM Kota Kupang.

Ny. Hilda menyorot tenun motif sepe, yang menjadi motif khas Kota Kupang. Motif bunga sepe ini sudah didaftarkan dan mendapat sertifikat Hak Kekayaan ko Intelektual (HKI) dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia yang pada bulan Maret 2021 silam diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Provinsi NTT dan disaksikan oleh Sekretaris Daerah Kota Kupang, Fahrensy P. Funay, SE, M.Si, bersama Ketua DWP Kota Kupang saat itu.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Alasan pemilihan motif bunga sepe atau yang dikenal dengan flamboyan karena sepe  merupakan pohon yang banyak tumbuh subur di Kota Kupang. Sepe menarik karena bunganya yang berwarna semarak merah jingga dan dikelilingi warna hijau daun yang segar dimata setiap orang yang memandang. Bunga sepe atau flamboyan mekar setiap tahun khusus pada bulan November hingga menjelang hari raya natal.

“Alasan sepe dipilih menjadi motif khas Kota Kupang karena menurut Ketua Dekranasda Kota Kupang, Ibu Hilda, sepe dipilih karena mencerminkan karakteristik masyarakat Kota Kupang yang berani, jujur, beriman, ulet dan rajin namun ramah, toleran dan memiliki rasa kekeluargaan yang tinggi. Selain memperkenalkan ke masyarakat Kota Kupang untuk menjadi kebanggaan daerah, Dekranasda saat ini juga tengah berencana mempromosikannya hingga ke kancah nasional bahkan internasional. Secara tidak langsung juga akan mempromosikan kekayaan budaya Indonesia,” jelas Ny. Lousje,  istri Sekretaris Daerah Kota Kupang, Fahrensy P. Funay, SE, M.Si itu.

Pos terkait