Oleh Pater Kons Beo, SVD
Bacaan I Kisah Para Rasul 14: 19 – 28
Mazmur Tanggapan: Mzm 145:10-11.12-13ab.21
Injil Yohanes 14:27 – 31a.
“Di tempat itu mereka menguatkan hati murid-murid dan menasihati mereka supaya bertekun dalam iman”
Kis 14:22
(Commendaverunt eos Domino, in quem crediderunt)
Kawan ku…
Tantangan, tekanan, kekerasan yang dialami Paulus dan Barnabas tak pupuskan asa dan sukacita. Berdua tetap miliki harapan untuk teguhkan hati jemaat di Listra, Ikonium dan Antiokhia.
Kawan ku…
Paulus dan Barnabas wartakan apa yang sungguh mereka yakini. Iman akan dan di dalam Yesus, Tuhan, adalah segalanya. “…untuk masuk ke dalam Kerajaan Allah kita harus mengalami banyak sengsara” (Kis 14:22).
Kawan ku…
Kita pasti alami goncangan hati teramat menantang. Kita usahakan damai, ketenangan, kenyamanan, serta segala keterjaminan seperti yang kita impikan! Zaman kini bentangkan sekian banyak kemudahan untuk kita nikmati semaunya. Dan di situlah, kawanku, kita merasa damai.
Namun….
Kawan ku…
Mari kita susuri kata-kata Tuhan, “Damai sejahtera Kutinggalkan kepadamu. Damai SejahreraKu Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu…” (Yoh 14:27).
Kawan ku ….
Paulus dan Barnabas tetap miliki kekuatan hati dan iman untuk menasihati jemaat agar bertahan dalam iman! Untuk kita berdua: Seperti apakah pesan Damai Sejahtera Tuhan dan iman yang mesti diteruskan kepada sesama, sekiranya kita masih tetap bertahan dalam damai sejahtera rakitan dan versi punya kita sendiri?







