Oleh Pater Kons Beo, SVD
Bacaan I Kisah Para Rasul 15: 1 – 6
Mazmur Tanggapan: Mzm 122:1-2.3-4a.4b-5
Injil Yohanes 15: 1 – 8
“Barangsiapa tinggal dalam AKU dan AKU tinggal di dalam dia, ia berbuah banyak…”
Yoh 15:5
(Qui manet in me, et Zego in eo, hic fert fructum multum)
Kawan ku…
Sepertinya tak ada yang kurang pada kita. Bakat, kemampuan, dan ‘banyak ini itu yang kita miliki.’
Dari semuanya ini kita dapat menjadi sekian produktif dan kreatif. Iya, ada sekian banyak hal yang dapat kita lakukan. Dan kita diukur dari ‘apa yang kita lakukan atau hasilkan.’
Tak ada yang salah.
Bagaimanapun, kawan ku….
Diri kita dan jalan hidup ini tak sebatas hanya pada ‘benda atau barang yang kita hasilkan.’ Apa yang disebut ‘berbuah banyak’ selayaknya dihubungkan pada nilai. Pada kebajikan itu. Apa artinya miliki banyak harta jikalau tetap jauh dari berbelaskasih dan citra bersikap solider?
Kawan ku…
Apa artinya berpengetahuan, miliki banyak gelar, ada banyak jabatan, serta serangkaian posisi, sekiranya masih sungguh jauh dari marwah diri dalam kebajikan?
Kawan ku…
Injil – Kabar Gembira itu adalah kisah-kisah berpautan sungguh pada cinta dan belaskasih, kesabaran, solidaritas-belarasa, penerimaan, ketulusan dan kerendahan hati, sukacita dan rasa kekeluargaan, sukacita dan harapan, maaf dan pengampunan…
Kawana ku…
Yesus, Tuhan, mengundang siapapun untuk ‘tinggal dalam DIA.’ Tinggal dalam Yesus, adalah kekuatan besar untuk menjadikan kita sanggup berbuat dan bersikap untuk ‘hal-hal yang mustahil menjadi senyatanya.’







