Ambillah semisalnya, Kawan ku…
‘Ketika balas dendam dilihat sebagai satu-satunya jalan untuk luapkan kemarahan yang menggumpal dan siap jadi halilintar – mengguntur, namun dalam iman dan harapan pada Tuhan, kau dituntun untuk mengampuni, bukan kah ini jadi bagian dari ‘hasilkan banyak buah?’
Maka, kawan ku…
Tinggal dan beradalah kita selalu dalam DIA. Di dalam doa-doa kita, walau sesederhananya terucapkan. Dan Tuhan pun bersemanyam dan meneguhkan hati kita yang kering kurus, kusam dan rapuh.
Verbo Dei Amorem Spiranti
Tuhan memberkati
Amin – Alleluya







