“Kita harus melanjutkan warisan budaya nenek moyang kita,” tegas Rihi.
Rihi sangat mengapresiasi kontribusi donatur dan masyarakat yang mendukung acara ini.
Sementara Lurah Fatululi, Fremi Dae, menambahkan acara ini turut menampilkan seni dari berbagai etnis, melibatkan saudara-saudara dari Pulau Jawa, khususnya Banyuwangi, serta perwakilan wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dari anak-anak hingga orang dewasa berpartisipasi, menciptakan semarak kebersamaan yang hangat.
Event budaya ini tak hanya menjadi upaya pelestarian budaya, tetapi juga sebagai ajang memperkuat kebersamaan di antara warga. (*)







