Ketiga, mulai Jumat (24/7/2020), Dewan Guru menyiapkan modul yang akan dijilid dengan materi pokok, selanjutnya pada minggu pertama langsung diberikan kepada peserta didik.
“Terkait pengaturan social distancing dan physical distancing pada saat apel pagi siswa sudah disiapkan tempat sesuai titik yang sudah ditetapkan. Bila siswa itu sakit atau berhalangan hadir, maka tempatnya dikosongkan,” jelas Tahuk.
Semua siswa, kata Tahuk, akan diperiksa suhu tubuhnya sebelum memasuki lingkungan sekolah. Setelah itu wajib mencuci tangan, baru menuju ke titik apel pagi.
Setelah apel pagi para guru sudah berada dalam kelas mendahului siswa. Kemudian siswa secara teratur memasuki kelas. Urutannya, siswa yang masuk duluan ke kelas mulai dari baris belakang masuk ke dalam dengan tetap menjaga jarak.
“Dalam proses pembelajaran setiap hari hanya menggelar tiga mata pelajaran dengan lamanya waktu tatap muka sesuai kesepakatan dengan orang tua setiap mata pelajaran 30 menit,” kata Tahuk.
Dalam minggu ini, kata Tahuk, manejemen sekolah rapat bersama orang tua dan bimtek kepada dewan guru. “Selanjutnya mulai minggu depan kita gelar sosialisasi kepada siswa terkait penerapan protokol Covid-19 di sekolah, mulai dari saat memasuki pintu gerbang harus diperiksa suhu badan, cuci tangan dengan sabun, langsung menuju tempat apel menempati titik yang ditentukan sebelumnya,” beber Tahuk.
Sekretaris Komite SMAN Harekakae yang juga Penjabat Kades Harekakae, Eman Bere Nahak, mengatakan komite sangat mendukung pemerintah dan berbagai upaya yang dilakukan sekolah untuk penerapan protokol Covid 19 di sekolah.







