“Dalam hal mempersiapkan kebersihan sekolah dalam menunjang program Pemerintah Kota Kupang dalam hal lomba kebersihan kami sangat mendukung dan kami memulai hal itu sejak anak masuk dalam lembaga pendidikan ini dengan cuci tangan pakai sabun, meskipun pandemi covid-19 sudah dinyatakan selesai tapi kami tetap mengantisipasi dengan tetap mewajibkan anak bermasker demi melindungi dirinya sendiri. Kamar mandi kami pisahkan anak laki-laki dan perempuan dan memang ini semua untuk menunjang pendidikan di TK Kristen Silo,” ungkap Sesilia.
Menurutnya, anak-anak TK Kristen Silo sangat mandiri. Sikap taat dan peduli terhadap lingkungan dari anak-anak sudah ditanamkan sejak dini, sehingga pola ini akan dibentuk sampai mereka besar nanti.
“Kebersihan diwajibkan dan ditanamkan sejak diri. Tidak ada kata terlambat untuk mengajarkan hal-hal yang baik pada anak, dan kami sangat mendukung program-program positif yang mendukung tumbuh kembang anak-anak,” katanya. (np)







