Uskup Agung Ende, “Kerasulan Awam Hadirkan Gereja Dalam Bidang Sosial Politik”

uskup agung ende
Uskup Agung Ende, Mgr. Vincensius Sensi Potokota

Terkait salah satu tugas utama Komisi  Kerawam KWI yang  menghadirkan Gereja dalam  bidang sosial-politik, maka   ada  dua  agenda utama Pernas 2022.  Yakni, membaca peta ekosistem sosial politik dalam dua tahun ke depan menjelang Pemilu 2024,  serta potensi polarisasi politik identitas. Dan, melihat situasi  riil terkini gerakan radikalisme dan intoleransi yang mengancam diversitas kehidupan umat lintas-iman di tanah air.

Menteri Koordinator Polhukam hadir diwakili Asisten Deputi Koordinasi Pemilihan Umum dan Penguatan Partai Politik pada  Kemenko Polhukam RI, Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Sementara  Direktur Bina Ideologi,  Karakter dan Wawasan  Kebangsaan Kemendagri, Drajat Wisnu  Setyawan, hadir mewakili Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Hadir pula, Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI, Rahmat Bagja; anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) periode 2022 -2027 August Mellaz; Direktur  Eksekutif Charta Politika  Totok Yunarto; Direktur  Eksekutif Para Syndicate Yohanes  Ari Nurcahyo; Direktur Litbang  Kompas  Ignatius Kristanto.

Peneliti Kajian Terorisme dari Universitas  Indonesia juga turut membagikan pengalaman dan pemikiran dalam diskusi Pernas.

Salah satu hasil Pernas yang direkomendasikan kepada KWI serta umat Katolik adalah mendukung pelaksasaan Pemilu 2024 yang bersih, demokratis, berintegritas,dan tidak diwarnai politik  identitas.

Menandai penutupan Pernas,  Mgr. Vincentius Sensi  Potokota mempersembahkan misa konselebrasi didampingi perwakilan imam dari Regio Jawa dan  Regio Kalimantan.  (den)

Pos terkait