Sementara itu Bupati Malaka, Simon Nahak, mengatakan saat ini ia bersama wakilnya sedang dalam program 100 hari bekerja.
“Kami saat ini sedang dalam program 100 hari kerja dengan membenahi penataan dan berbagai pembenahan. Saat ini kami sedang melakukan rencana penataan kota mulai dari koordinasi dengan Dinas PUPR untuk pembangunan perkantoran, pembangunan trotoar, saluran air, lampu lalu lintas dan alun-alun kota. Kita sedang mendesain semuanya,” ujar Bupati Simon.
“Saat ini juga kami juga sedang menegaskan pada transparansi pengelolaan anggaran agar tidak ada tindak korupsi mulai dari Pemerintahan Desa hingga Tingkat Pemerintahan Kabupaten Malaka. Kerja harus tulus, jujur dan tulus agar bisa mencapai keejahteraan rakyat,” ujarnya.
Ia juga mengatakan saat ini juga dilakukan rencana desain kawasan percepatan ekonomi di perbatasan Kabupaten Malaka – RDTL. “Kami sedang usahakan untuk pembangunan kawasan percepatan ekonomi di lintas batas Malaka dan RDTL. Juga kami meminta agar pihak Pemerintah Provinsi NTT juga bisa bersama mendampingi melalui Pokja penanganan stunting Kabupaten Malaka dalam penanganan stunting,” tambahnya. (sipers biro adminstrasi pimpinan daerah)







