Tak diduga, kata Bupati Juandi, ketika mengikuti Porprov NTT di Kupang, ada pihak yang melakukan wawancara terhadap para atlet, seolah-olah ada hal-hal negatif yang terjadi dengan mempersalahkan Pemda TTU.
“Membuat seolah-olah mereka mengatakan bahwa Pemda melakukan itu. Tetapi sebenarnya mereka tidak katakan itu. Mereka tanya bahwa Pemda tidak kasih uang, makanya mereka mulai ambil kesimpulan persalahkan Pemda,” urainya.
Menurut Bupati Juandi, raihan 14 cabang olahraga di ajang Porprov 2022 luar biasa. Apalagi TTU menempati urutan 4 perolehan medali. Dalam Porprov NTT tahun 2022, Kabupaten TTU berhasil menyabet 15 medali emas, 17 medali perak dan 19 perunggu.
Raihan ini berbanding terbalik dengan prestasi kontingen TTU pada Porprov NTT tahun 2018 yang lalu yang berada ranking 9 perolehan medali.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap prestasi para atlet, jelas Bupati Juandi, pemerintah daerah memberikan piagam penghargaan kepada para atlet peraih medali.
Selain piagam, kata Bupati Juandi, Pemerintah Kabupaten TTU juga akan memberikan penghargaan kepada para peraih medali berupa dana stimulus. Dana stimulus tersebut akan diserahkan kepada atlet-atlet berprestasi pada tahun 2023. (*/siu)







