Dan Candi Borobudur pun tak Jadi Sunyi…

Kons beo3 1

Adakah Sesuatu yang Aneh?

Tetapi, tidak adakah sesuatu yang terasa aneh di sini? Sebab belakangan “Roy Suryo Laporkan Pengunggah Pertama Gambar Meme Stupa Candi Borobudur Mirip Jokowi” (Kompas 17.6.2022). Malah ada kemuliaan hati Roy Suryo, sebagai pakar telematika, untuk membantu Polri melacak akun-akun pengugah pertama itu.

Patutkah Roy laporkan pengugah pertama meme kocak itu yang sudah membuatnya ‘hehehe – lucu – ambyar? Tidak terasa anehkah bahwa penggugah pertama dilaporkan ‘sebab ia telah bikin Roy merasa ceriah dan lucu.’ Bayangkan saja jika ‘para pelawak saya adukan ke polisi sebab telah bikin saya tertawa senang dan lucu.’

Tidakkah Roy seharusnya ‘lindungi dan sembunyikan’ akun-akun pengugah pertama itu sebab semuanya telah aset ‘rasa senang dan bahagia?’ Tidakkah ini sikap Roy Suryo ‘bagai habis manis rasa lucu, saat terasa pahit suasana, sepah dibuang?’

Tetapi, kegaduhan ini tentu bisa bikin Polri kepikiran yang tak ringan. Jangan-jangan hanya karena si Roy Suryo yang bikin komen, Polri mulai cekatan bersigap! Padahal meme itu telah diposting sebelumnya. Apakah karena Roy memang ‘kurang akrab nan mesrah dengan Pemerintah kini di bawah Jokowi?’ Maka ‘kesalahannya’ sungguh dinantikan penuh harap. Dan sesegeranya disikapi?  Entahlah!

Saat Kata Maaf Terucapkan

Kini, ramai-ramai Polri ditatap sejadinya. Entahkah sungguh serius berpihak pada kaum ‘yang sedikit dan kecil?’ Bahwa ada sesuatu yang terasa dilecehkan dari kisah stupa Candi Borobudur itu? Tempat yang disakralkan. Demi memuja Sang Ilahi, dalam keheningan dan keteduhan batin. Biar semuanya jadi terang: penghinaan kah? Politisasikah? Penggiringan opinikah? Atau apa sebenarnya ad intentionem puram   yang tertanam dan tersembunyi di lubuk hati Roy Suryo?

Pos terkait