Gempa Bumi : Antara Virus Nafsu Kemurnian dan Suara Nabi Palsu KabarNTT.IDAgustus 22, 2026Dibaca 610 Kali Bagaimanapun, ‘mau bilang apa sudah sekiranya agama dan penghayatan iman yang diperlihatkan sebenarnya hanyalah sebatas suara gong yang berbunyi dan canang yang gemerincing tanpa Kasih? Verbo Dei Amorem SpirantiBacaan LainnyaMenakar Rocky Gerung (Sebatas Tendangan Sudut)Mengapakah Sulit Mengalami Sisi Plus Dalam Diri Sesama? (Sebatas Satu Permenungan)Sabda Tuhan Sabda Hidup (Sebatas Satu Perenungan)Scroll kebawah untuk lihat konten Ingin Punya Website? Klik Disini!!! * Penulis, Rohaniwan Katolik, Koting – Maumere Halaman: 1 2 3 Pos terkaitMengapakah Sulit Mengalami Sisi Plus Dalam Diri Sesama? (Sebatas Satu Permenungan)Sabda Tuhan Sabda Hidup (Sebatas Satu Perenungan)Egoisme vs Altruisme? (Sekadar Satu Dua Gempa Susulan)Gempa Bumi: di Titik Cahaya Teologi Berada dan Teologi TerlibatIn Memoriam Lambertus Tulen Hadjon: “Tuhan Tidak Ingin Saya Terlibat Dalam Permainan Kotor” Tes Kemampuan Akademik : Sebuah Kebutuhan, Bukan Ancaman