Hati untuk Gereja Lokal dan “Ayo Bangun NTT!”

gub uskup2

Selama kurang lebih 100 hari kerja pertama, Melki-Johni telah menunjukkan berbagai terobosan untuk menyelesaikan kedua masalah itu. Gubernur Melki, yang datang dari latar belakang ilmu kesehatan dan farmasi serta pengalamannya di DPR-RI yang mengurusi masalah kesehatan dan lapangan pekerjaan, selalu ingin memastikan pelayanan kesehatan dan fasilitas kesehatan hadir bagi semua masyarakat NTT.

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga) Wihaji telah berkunjung ke NTT dan memastikan NTT menjadi prioritas untuk penanganan masalah stunting. Begitu juga dengan sejumlah menteri dan pimpinan lembaga terkait telah melakukan sejumlah hal di NTT.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Hal yang sama dilakukan untuk sejumlah kebijakan dan tindakan nyata demi memastikan percepatan pembangunan ekonomi di NTT. Investasi dan hilirisasi non-tambang digenjot untuk memastikan penyerapan tenaga kerja. Tentu saja, semua investasi yang masuk dan kegiatan hilirisasi yang dilakukan mengikuti berbagai standar teknis dan etis, termasuk mempertimbangkan dampak lingkungan hidup.

Pembangunan ekonomi juga dilakukan sejalan dengan pembangunan sumber daya manusia. Melki-Johni membuka banyak peluang anak-anak NTT masuk sekolah-sekolah kedinasan dan memastikan kampus-kampus negeri dan swasta di NTT berdampak langsung untuk pembangunan di NTT.

Terkait salah satu masalah krusial soal perdagangan orang, Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT telah bekerja sama dengan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) dan sejumlah pihak untuk memastikan pengiriman pekerja migran dilaksanakan dengan prosedur yang benar. Pada gilirannya para pekerja migran juga akan pulang kampung dan membangun masyarakat sendiri dengan usaha dan etos wirausaha yang memberdayakan.

Pos terkait