Jepang Gulung Jerman : Dum Spiro Spero?

Kons beo5 1

Orang, kini, ramai bicara, jurus apa yang dipakai Jepang? Yang posturnya pendek-pendek dibanding para pemain Jerman? Dan terbaca di data pertandingan, memanglah dari ujung-ujung tak ada yang unggul dari Jepang, jika harus dibandingkan dengan Jerman.

Tetapi, apa boleh buat. Di statistik pertandingan, tentu siapa pun hanya mau konsen pada hasil akhir. Iya, itu tadi, Jepang ungguli Jerman 2 – 1. Dan itulah yang sudah pasti. Sepertinya, Jerman harus terkubur lagi dalam rawa-rawa luka batin di perhelatan sepakbola sekelas Piala Dunia.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Tidakkah empat tahun lalu, pada 27 Juni 2018 itu, Jerman keok 0 – 2 oleh Tim Korsel, yang disebut sebagai ‘duel yang dinilai sungguh tak masuk akal’? Kini, sepertinya, Jepang yang dapat jatah untuk melibas  Die Mannschaft  itu. Ikuti kisah suksesnya pada Piala Dunia, Korsel-Jepang 2002 lalu, saat menggulung Rusia 1 – 0.

Tapi, sudahlah. Tak usah bersedih untuk Hansi Flick, sang pelatih serta seluruh keluarga besar Jerman di mana saja berada. Masih ada pertandingan berikutnya. Flick pasti punya beban moril untuk Deutschland. Dia tercatat sebagai Pelatih Tim Piala Dunia 2022 dengan gaji tahunan termahal, sekitar Rp 105,7 miliar.

Jepang dinilai bersinar karena beberapa strategi akurat. Biasanya tentang ini, selalu dibuka-buka setelah pertandingan usai. Yang terlihat nyata di layar kaca, ya banyaklah. Kenapa Jepang bisa hancurkan Jerman? Terdapat variasi jawabnya. Ada pertahanan yang rapat. Ada semangat pantang mundur. Penuh perjuangan. Ada lagi kedisiplinan Tim Jepang yang luar biasa.

Pos terkait