Kandidat Baru Juara Piala Dunia 2026

IMG 20260618 WA0004

Kepulangan tim-tim itu menderaikan air mata suporter dan nafas para fans tersandung. Negara bersedih dan benua huniannya diam tanpa kata. Para penjudi iseng di kampung, linglung. Sementara lolosnya tim-tim ke fase 16 besar, seperti “menang perang”. Jantung para suporternya kembali berdetak normal dan teriak gembira para fans pecah. Negara ikut senang dan memberi “amunisi” tambahan kepada tim yang masih berlaga. Para pelatih kepala dan perangkatnya dipuja-puji. Para pemain penentu goal kemenangan dielu-elukan. Masih ada rasa setengah bangga yang menggantung di dada para penghuni benua oleh karena masih punya wakil di Fifa World Cup 20026.

Di mana tim-tim Asia? Hampir semua pulang lebih awal (di fase grup), dan tersisa jadi harapan adalah Timnas Jepang. Harapan masyarakat Asia agar Timnas Samurai Biru itu boleh mengangkat nama Asia. Namun apa mau dikata, ia ditekuk timnas Samba Brasil 2-1, lewat “brilian finishing” dari Gabriel Martinelly, di masa injury time. Brasil bersorak riang dan mematahkan segala prediksi bahwa Timnas Samurai Biru akan mengalahkannya.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Mari kita pinggirkan kisah sepanjang fase gugur, dan coba menatap hasil pertandingan yang tercatat abadi. Dari data hasil pertandingan di fase grup sudah tercium kuat aroma kandidat juara dunia baru. Kandidat juara bisa saja datang dari bukan tim unggulan. Alasannya karena ‘bola itu bundar” dan “keberpihakan dewi Fortuna”. Siapa timnya? Semua boleh menebak.

Prediksi semakin menggeliat ke permukaan tatkala tim-tim harapan, tim-tim yang diunggulkan gugur. Memang kemenangan yang diraih pada fase gugur tidaklah mudah, lantaran ada banyak faktor yang menentukan kemenangan. Tercatat ada tim yang harus menang di waktu normal, 2 x 45 menit. Ada yang menang pada additional time, ada yang menang pada extra time dan ada tim yang menang pada over time, lewat adu penalti.

Pos terkait