Portugal dan Brazil: Itulah Sisi Kehidupan Kita

Kons beo5 1

Sepakbola adalah tali temali antarpemain yang membahasakan kerja sama. Jangan ‘genggam bola terlalu lama.’ Ia mesti diteruskan segera ke kolega lain. Iya, harus berbagilah. Demi mencapai sasaran, yakni gol yang tercipta. Sepakbola haramkan ingat diri yang hanya mau ‘bikin panggung sendiri.’

Semalam, yang terhidang dari Portugal dan Ghana sungguh satu adalah perjuangan dan pertarungan. Dan itulah cerita kehidupan. Hidup yang harus diperjuangkan. Mesti berani hadapi dan lewati berbagai rintangan lawan. Demi kemenangan itu sendiri.  Dan semalam, cerita kehidupan pun bagai sandiwara, dan ceritanya pun mudah berubah.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Mari lompat ke Lusail Stadium. Di situ ada Brazil vs Serbia. Hidup ini memang keras. Butuh pertarungan yang tak gampang. Vita est militia… Hidup itu satu perjuangan. Terkesan keras. Menuntut kemampuan fisik di atas rata-rata. Di balik semuanya, disiplin dan aura ‘kekerasan’ sedikit dipertontonkan.

Namun, aura ‘pertarungan keras dalam sepakbola’ dibongkar perlahan namun pasti oleh Brazil. Neymar dkk mempertononkannya sekian ciamik. Tim Brazil sepertinya punya hak paten untuk dapat warisan filosofi jogo bonito. Iya, satu permainan yang indah. Sepakbola tak boleh dikuasai dan dijajah oleh tackling keras dan bahkan kasar. Tidak bola…

Sekiranya sepakbola pun harus jadi sebuah tarian indah. Lenggak-lenggok tubuh yang lentur elastik. Dilengkapi dengan setuhan-sentuhan halus, namun tajam menusuk ke pertahanan lawan. Katanya, jogo bonito sebetulnya adalah tarian menyusup masuk ke gelanggang olahraga. Walau ada yang bilang sebaliknya…

Pos terkait