Saatnya Jembatan Pancasila Palmerah Dilanjutkan

1752398346819

Proyek jembatan Pancasila Palmerah sendiri sudah melalui serangkaian studi, dan dinyatakan layak untuk dikerjakan.
Ada serangkaian Langkah  yang telah dilakukan. Pada  tahun  2015 ada perbicangan hangat tentang pembangunan Jembatan Pancasila Palmerah, yang menghubungkan Pulau Adonara dengan daratan Flores di Kabupaten  Flotim, sekaligus pemanfaatan arus laut untuk menghasilkan energi listrik. Itulah sebabnya pada  tahun 2016, APBD NTT menyiapkan dana  sebesar 1,5 miliar rupiah untuk kegiatan pra studi kelayakan dan pada tahun  2017 dilanjutkan dengan studi kelayakan yang menelan biaya 7,5 miliar rupiah dari APBN.

Atas dasar dua studi di atas, maka  PT Tidal Bridge Indonesia  sebagai calon investor, mitra pembiayaan PT PLN  Persero, telah membuat pra design  Jembatan Pancasila Palmerah. Kemudian dilanjutkan dengan studi Amdal Nasional dan Internasional.
Ada syarat yang diminta oleh PT PLN Persero, yaitu agar PT Tidal Bridge Indonesia melakukan  studi konektivitas. Revenew atau benefit dari jembatan Pancasila Palmerah  ini adalah turbin  di badan jembatan  yang menghasilkan energi listrik dengan memanfaatkan arus laut. Arus listrik yang dihasilkan nantinya akan dibeli oleh PT PLN  Persero sebagai Energi Baru Terbarukan, dengan estimasi  potensi  energi sebesar 300 MW sampai 400 MW.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Studi koneksitas ini  berupa kajian, apakah listrik yang dihasilkan bisa terkoneksi  sesuai struktur keamanan dan ketahanan sistem jaringan listrik eksisting  milik PLN atau tidak?  Untuk lebih meyakinkan, maka ITS juga telah melakukan pengujian teknis sebagai bahan perbandingan akademis   terhadap hasil  kajian  pihak calon investor. Tidal Bridge Indonesia merencanakan akan menginvestasikan dana sebesar 300 juta dollar AS dengan dukungan Bank Pembangunan Belanda.

Pos terkait