Daftar nama para bakal calon kepala daerah dan bakal calon legislatif itu mewakili para tokoh berkualitas dari unsur senior berpengalaman, kalangan perempuan dan kaum muda milenial.
“Porsi perempuan sangat diperhatikan Partai Golkar. Tetapi memberi porsi besar kepada perempuan ini bukan sekadar menggenapi kuota tetapi sebenarnya Golkar sedang memperlihatkan praktek kesetaraan gender di dunia politik sekaligus menerabas stigma bahwa perempuan itu tabu berpolitik,” kata Melki.
Setelah diumumkan nama-namanya para bakal calon kepala daerah dan bakal calon legislatif diminta turun ke masyarakat memperkenalkan diri sehingga bisa dikenal masyarakat.
“Semua bakal calon kepala daerah dan bakal calon legislatif yang diumumkan ini disurvai dari waktu ke waktu untuk melihat elektabilitasnya. Hasilnya dievaluasi oleh pimpinan DPD PG II, DPD PG NTT dan DPP PG,” kata Melki.
Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD Golkar NTT, Ir. Ans Takalapeta, dalam acara pengumuman itu menegaskan, para bakal calon keoala daerah dan bakal calon legislatif yang mewakili sejumlah elemen sebenarnya menunjukkan cara Golkar menjembatani elemen-elemen yang ada di tengah masyarakat.
“Ketua DPD I Golkar NTT ingin menjembatani kader-kader senior berprestasi, tokoh berpengaruh, kaum perempuan dan kalangan milenial. Ini luar biasa,” kata Ans Takalapeta, mantan Bupati Alor dua periode.
Ans menambahkan, dengan melakukan penjaringan dan pengumuman lebih dini para bakal calon kepala daerah dan bakal calon legislatif, Golkar menegaskan proses penjaringan itu dari bawah, bukan dari atas.







