KUPANG kabarntt.id—Pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten terdampak bencana alam diharapkan mengerahkan segala dana dan daya untuk menghadapi bencana alam di NTT saat ini.
Harapan ini disuarakan Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD NTT, Hugo Kalembu Rehi. Hugo menyatakan hal itu mencermati bencana alam yang melanda sejumlah kabupaten di NTT sekarang ini.
“Mencermati laporan dari pelbagai daerah serta menyimak video-video perihal bencana di pelbagai kabupaten di NTT dan Kota Kupang yang viral dalam satu dua hari ini, kita dapat menyimpulkan bahwa NTT kali ini mengalami bencana yang hebat, bahkan mengerikan akibat hujan lebat, banjir bandang, gelombang laut dan angin ribut yang melanda dalam tiga hari terakhir ini,” kata Hugo kepada kabarntt.id, Minggu (4/4/2021) malam.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, bencana alam menerjang sejumlah kabupaten di NTT. Di Flores Timur tiga kecamatan di Adonara paling parah dengan puluhan korban jiwa melayang.
Di Desa Nele Lamadike, Kecamatan Ile Boleng, tanah longsor Minggu dini hari menimbun puluhan rumah. Sebanyak 30-an korban ditemukan tewas, sementara puluhan lain masih dalam pencarian.
Di Waiburak, Kecamatan Adonara Timur, banjir bandang juga menyapu puluhan rumah. Empat warga dilaporkan meninggal dunia.
Di Kabupaten Lembata, sejumlah desa di Ile Ape dilanda banjir. Belasan warga ditemukan tak bernyawa lagi. Puluhan warga belum diketahui nasibnya.
Di Kabupaten Malaka banjir bandang juga menggenangi rumah-rumah warga di Betun. Jembatan Benenain dilaporkan sudah miring diterjang ganasnya banjir.







