Ia menjelaskan, politik ini bertujuan untuk merebut kekuasaan. Karena itu, pihaknya terus merebut kekuasaan demi kepentingan rakyat dan dipergunakan untuk rakyat.
Sebagai partai pelopor, kata Nomleni, pihaknya mengajak semua kader-kader partai tetap berada pada garis perjuangan dan menjadi pelopor di kecamatan, desa dan dusun masing-masing.
Senada, anggota DPR/MPR RI, Andreas Hugo Pareira, juga menyampaikan, secara nasional PDIP berjuang merebut kekuasaan dan terbukti presidennya adalah kader PDIP.
Tugas partai, sebutnya, baik eksekutif maupun legislatif yaitu mendukung program-program yang dibuat pemerintah, secara politis maupun implementasi yang dilakukan oleh birokrasi, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten.
Ia mengatakan, PDIP harus melakukan konsilidasi yang solid untuk mendukung program pemerintah.
Musancab menurutnya, merupakan kegiatan partai yang biasa, namun jangan menjadikan hal yang biasa ini menjadi kebiasaan. Artinya, setiap Musancab harus menjadi agenda partai untuk ajang pembaharuan partai.
Sementara itu, Ketua DPC PDIP Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, S.Sos, M.Si, mengatakan, PDIP Sikka selalu sigap, respon dan mengambil langkah yang secepatnya yaitu melakukan konsolidasi sesuai arahan dalam rapat kerja, dari tingkat pusat sampai ke daerah.
Hal ini dilakukan karena, menurutnya, pihaknya benar-benar berniat dengan tulus dan mempunyai solidaritas tinggi demi membangun dan membesarkan PDIP.
Partai ini, lanjutnya, merupakan simbol Indonesia, rohnya, jiwanya dan semangat, Bung Karno, ada dalam partai ini.







