Perindo Ngada Gelar Pendidikan Politik

ngada perindo

BAJAWA kabarntt.id—Dalam rangka memperkuat kader partai yang profesional dan kredibel  sekaligus mempersiapkan para kader menjelang pemilihan umum tahun 2024, Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Kabupaten Ngada menyelenggarakan workshop “Pendidikan Politik Bagi Kader Perindo Ngada,” yang dilaksanakan, Rabu (17/11/2021) di Hotel Virgo, Bajawa.

Hadir dalam workshop ini Ketua DPW Perindo Provinsi NTT, Jonatan Nubatonis, bersama ibu, dan rombongan, Ketua DPD Perindo Kabupaten Ngada sekaligus anggota DPRD Provinsi Gonzalo G.M. Sada, serta keempat anggota DPRD Kabupaten Ngada dari Partai Perindo yakni Syrilius Pati Wuli, S.Ag, Kasmirus Pili, Thomas Djawa dan Kritoforus A. Seno serta semua kader dan pengurus Perindo se-Kabupaten Ngada.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Sebagai narasumber saat itu adalah keempat anggota DPRD Kabupaten Ngada yang menjelaskan tentang peran DPRD sekaligus membuka secara transparan mengenai program yang telah diperjuangkan selama ini terutama yang berkaitan dengan pokir (pokok pikiran) dan reses. Hal ini agar publik bisa mengetahuinya secara utuh dan menyatukan perjuangan bersama untuk kebaikan bersama pada waktu yang akan datang.

Selaku Ketua DPD Partai Perindo Kabupaten Ngada, Gonzalo Sada, yang akrab disapa Kako Solo menyampaikan apresiasi tinggi atas perjuangan semua kader, pengurus dan simpatisan Partai Persatuan Indonesia sehingga Perindo bisa mendapat kursi di tanah Ngada.

“Kita memulai partai ini dengan kekosongan dan keterbatasan. Tetapi karena kegigihan perjuangan kita akhirnya kita bisa mendapat empat kursi di DPRD kabupaten dan satu di provinsi. Kita harus terus berjuang. Apalagi sekarang kita telah punya amunisi yakni 4 anggota DPRD kabupaten ditambah dengan saya di provinsi pasti ke depan kita bisa raih suara lebih signifikan lagi,” tegas Gonzalo.

Lebih lanjut Gonzalo menjelaskan, jika dalam perjalanan partai banyak tantangan dan rintangan. “Ada riak bahkan perbedaan pendapat dan gonjang ganjing dalam perjalanan partai ini. Itu sesuatu yang wajar dan demokratis tetapi jika kita tetap komitmen berjuang maka semuanya akan baik. Sebab siapa yang menabur kebaikan akan menuai kebajikan. Yang menabur angin akan menuai badai. Mari kita tetap bersatu ke depan,” papar Gonzalo.

Dia menambahkab, jika kader yang ada telah berada di partai yang benar. “Kalian dan kita semua saat ini telah berada di tempat dan orang yang tepat,” tambahnya.

Sedangkan Jonatan Nubatonis dalam kesempatan itu menjelaskan dua hal utama dalam politik yakni kematangan intelektual dan finansial. Dijelaskan bahwa perlu kematangan pemikiran untuk menyatukan segala hal menjadi kekuatan politik.

“Perlu membangun kematangan spiritual dengan Tuhan dan leluhur. Serta membangun komunikasi ala jaringan laba-laba dengan keluarga dan relasi sosial. Karena kekuatan politik itu ada di jaringan,” paparnya.

Lebih lanjut, Jonatan menegaskan bahwa perjuangan politik untuk kepentingan bersama itu tidak pernah mengenal kata akhir. Setiap saat harus bisa berada bersama dengan masyarakat agar kita bisa memahami konteks kehidupan mereka dan kebutuhan mereka.

“Politisi harus bisa keluar dari zona nyaman dan siap berkorban untuk meraih kepercayaan masyarakat. Kita merebut kursi dari orang. Ini yang harus diingat,” tandasnya.

Kegiatan workshop ini merupakan program tahunan Partai Perindo. Sebagai partai baru Perindo Ngada telah memberi kejutan karena mampu meraih empat kursi di DPRD Ngada. (aji)

Pos terkait