Ada pun aksi premanisme lain, sebut Sanir, terjadi di Markas Polres Manggarai, Selasa (3/11/2020) malam yang juga diduga dilakukan tim lain.
Ketika itu Tim Hukum H2N bersama anggota DPRD Manggarai asal Dapil Satar Mese, Thomas E.R. Mone, mendampingi korban dugaan penganiayaan.
“Malam itu diduga tim DM dalam jumlah banyak datang di Mapolres Manggarai dan mengeluarkan kata-kata kotor, mencaci-maki kami, terkhusus Pak Edi Rihi (Thomas E.R. Mone, Red). Karena merasa terancam, akhirnya Pak Edi Rihi dievakuasi dengan menggunakan mobil polisi. Massa yang diduga tim DM datang dari arah timur bersama Tim Hukum DM,” ungkap Sanir.
Atas kejadian tersebut, kata Sanir, Tim Hukum H2N akan melaporkan tindakan terhadap kekerasan itu ke Polres Manggarai. (obe)







