Di bawah rimbunan pohon Pancasila siswa/i SMAN 3 Borong tekun belajar. Pohon itu menghangatkan perjumpaan. Tempat merakit karakter. Berkreasi. Berinovasi sesuai bakat dan kemampuan.
Dalam bahasa lokal pohon itu dikenal dengan nama kesambi. Schleichera Oleosa (klasifikasi ilmiah Plantae subkingdom Tracheobionta). Nama pohon itu diabadikan jadi pohon Pancasila karena memiliki lima anak cabang dari pangkalnya. Lima cabang itu mempresentasikan ‘keajaiban’. Itu sebabnya pihak sekolah menamakannya “Pohon Pancasila.
Aktivitas belajar dan pengembangan bakat di lembaga itu semakin memadai menyusul bantuan Wifi dari Menkoinfo RI. Bantuan diserahkan di tengah pandemi Covid-19.
Selain SMAN 3 Borong, 13 sekolah lain di Manggarai Timur mendapat bantuan fasilitas yang sama. Berbeda dengan sekolah lain, bagi SMAN 3 Borong bantuan di tengah pandemi Covid-19 merupakan berkat berlimpah.
Bantuan itu memicu semangat kerja sama, kerja cepat dan kerja tepat. Relasi pihak sekolah, komite dan orang tua murid terjalin baik.
Inilah kekuatan dan energi hidup dan menghidupkan. Energi itu semakin diperkaya dan mudah dengan bantuan fasilitas internet Menkoinfo Republik Indonesia. Apalagi status Wifi super bakal menambah gairah siswa/siswi SMAN 3 Borong membumikan kemampuan. Mengsinikinikan kapasitas diri mereka. Bukan soal jumlahnya, tetapi mutu pendidikan dan kependidikannya. Seperti pepatah Latin bilang, “Non Multa Sed Multum, pimpinan sekolah itu mampu menggerakkan semua elemen terkait. Semuanya jadi indah.







