Literasi Meluaskan Cakrawala dan Menemukan Karakter

SMA borong 1

Dari  sisi sarana dan prasarana, dana pendukung, sesungguhnya, SMAN 3 Borong,  tidak cukup tersedia. Dana sangat minim dan  ruang   kelas terbatas. Namun inovasi dan improvisasi pembelajaran di sekolah itu dijalani secara teratur, meski dihantui Pandemi Covid-19. Untuk Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tersedia hanya enam ruang kelas. Dalam kondisi serba kekurangan SMAN 3 Borong tetap  beraktivitas. Terus menjalankan kegiatan sewajarnya sesuai agenda bersama.

“Covid-19 memicu pihak sekolah berinovasi. 212 Siswa punya pilihan sendiri-sendiri untuk kembangkan bakat dan kemampuannya. Di bawah pohon Pancasila  siswa berinovasi secara leluasa,” katanya.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Wakasek Kurikulum SMAN 3 Borong, Silvanus Ladur, menambahkan adanya bantuan Wifi super dari Menkoinfo Republik Indonesia sangat menunjang  pembelajaran siswa dan kegiatan kependidikan lainya. Sebab kapasitas yang dimiliki sangat besar. Bahkan menjangkau masyarakat sekitar. “Kami juga manfaatkan Wifi ini untuk  bantu  SD terdekat,” katanya.

Sementara  Numerius Putra Ma’as, salah seorang siswa SMAN 3 Borong, mengucapkan terima kasih tak berhingga kepada Bapak Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkoinfo) Republik Indonesia  yang mendukung proses belajar di SMAN 3 Borong lewat bantuan sarana Wifi. Fasilitas tersebut sangat membantu para siswa dalam memperluas cakrawala pengetahuan  melalui gerakan literasi digital di SMAN 3 Borong.

Selama ini, lanjutnya, keterbatasan  fasilitas Wifi menjadi kendala bagi siswa mengakses bacaan bermutu. Dengan adanya Wifi bantuan Menkoinfo, mimpi siswa terwujud. Gerakan literasi dan gaya hidup akademik bisa berjalan lebih agresif dan efektif bagi siswa-siswi SMAN 3 Borong.  (kanis lina bana/habis)

Pos terkait