WAINGAPU kabarntt.id—Bupati Sumba Timur, Kristifel A Praing, setuju ide membuat penelitian guna mengolah belalang menjadi pakan ternak. Cara ini selain memberi nilai ekonomis bagi warga, juga sekaligus membasmi hama belalang.
Ide melakukan penelitian untuk mengolah belalang jadi pakan ternak sebelumnya dilontarkan Ketua DPRD Sumba Timur, Ali Oemar Fadaq beberapa waktu lalu.
Pemerintah, kata Bupati Praing, sangat mengapresiasi ide ini, karena memang inovasi ini sudah dilakukan oleh UGM dan diuji pada ternak babi, namun jika mau diteliti lagi dengan pengolahan modern dan akan lebih sangat ekonomis lagi.
“Ini juga sebenarnya menjadi ide dengan inovasi modern. Selain mengunggah partisipasi masyarakat untuk menangkap belalang, juga memberikan nilai manfaat yang besar sebagai sumber protein bagi ternak yang dipelihara masyarakat. Namun memang harus diteliti lagi sehingga secara benar kita tahu betul nilai gizi dari belalang dengan pengolahan-pengolahan yang akan dilakukan,” jelas Praing kepada media ini, Selasa (19/4/2022).
Menurut Bupati Praing, dulu pada masa pemerintah Bupati Gidion Mbiliyora sudah pernah dilakukan penelitian oleh Pemerintah Sumba Timur bekerja sama dengan UGM. Hasil penelitian itu langsung dipraktekan pada ternah babi.
“Sudah ada penelitian oleh Pemerintah Kabupaten Sumba Timur bekerja sama dengan UGM. Dan memang dipraktekan dengan perlakuan terhadap ternak babi waktu itu. Belalang diolah melalui beberapa pengolahan. Saya ingat persis karena kandang perlakuannya ada di Lamba Napu waktu itu, dan saya lihat sendiri pengolahannya. Memang tidak bisa tangkap itu belalang dan langsung dikasih makan di ternak babi, namun harus ada sentuhan lagi atau pengolahan lagi baru bisa diberikan kepada ternak babi,” kenang Praing.







