Buka Rakor TPPS, Penjabat Wali Kota Kupang Minta Turunkan Stunting

george Hadjoh1
Penjabat Wali Kota Kupang, George Hadjoh

KUPANG kabarntt.id—Penjabat Wali Kota Kupang, George Melkianus Hadjoh, S.H, membuka kegiatan rapat koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Tingkat Kota Kupang, Selasa (13/9/2022).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) berkolaborasi dengan Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Kupang tersebut berlangsung di Hotel Aston Kupang.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Acara ini dihadiri oleh unsur Forkopimda Kota Kupang, pimpinan Perangkat Daerah, pimpinan atau tokoh agama, organisasi profesi serta para camat dan lurah se-Kota Kupang.

Dalam sambutannya, George Hadjoh menyambut baik kegiatan tersebut sebagai bentuk kolaborasi antarinstansi lingkup Kota Kupang demi sebuah tujuan mulia menurunkan angka stunting.

Dijelaskannya, upaya mengatasi stunting adalah sebuah panggilan, untuk itu semua yang terlibat dalam TPPS harus menggunakan hati serta jiwa dan raga yang tulus untuk bekerja menjadi sebuah super tim.

“Kita harus bekerja lebih keras, bekerja out of the box. Oleh karena itu kolaborasi yang telah dibentuk harus jalan bersama-sama dengan tuntunan Tuhan sehingga kita dapat melakukan hal-hal di luar kemampuan kita,” ajak George.

Presiden RI, Joko Widodo dalam arahan sebelumnya, kata George, minta agar target pemerintah pada tahun 2024 stunting harus berada di bawah 14%. Oleh karena itu George menargetkan pada tahun 2023 nanti stunting di Kota Kupang berada pada angka 16% dan tahun 2024 mampu berada pada 14% sesuai harapan presiden.

George berharap ke depan bisa melibatkan semua elemen masyarakat dalam membantu penangangan stunting, mulai dari pemerintah, Forkopimda, lembaga-lembaga pendidikan, institusi swasta hingga seluruh masyarakat. Dengan keterlibatan semua elemen ini serta melalui sosialisasi dan edukasi yang diberikan diharapkan dapat memperoleh data yang lebih pasti sehingga lebih cepat dalam penanganan.

Pos terkait