Oleh Pater Kons Beo, SVD
Bacaan I Kejadian 37:3-4.12.13a.17b-28
Mazmur Tanggapan Mzm 105:16-17.18-18.20-21
Ref: “Ingatlah perbuatan-perbuatan ajaib yang dilakukan Tuhan.”
Injil Matius 21:33-43.45-46
“Anakku pasti mereka segani”
Matius 21:37
(Verebuntur filium meum)
Kawan ku…
Di keseharian selalu saja ada apa yang disebut ‘lain harapan, lain kenyataan. Lain maksud, lain lagi pikiran dan tindakan sebagai reaksi.’
Kawan ku…
Itulah hidup. Yang diinginkan damai, namun yang di sana siapkan bakal kemelut yang tak terhindarkan.
Kawan ku…
“Yang dikira bakal disegani, justru dia itulah yang mesti ditamatkan. Karena dialah ahli waris. Dan yang lebih miris lagi bahwa ada maksud busuk pelaku kekerasan itu bahwa warisannya segera jadi milik mereka.”
Kawan ku…
Yang didambakan dan yang diharapkan itulah damai, keadilan, kebenaran, sukacita, rasa kekeluargaan, maaf dan pengampunan. Iya, segala sesuatu yang indah dan pro kehidupan. Semuanya damban hatimu terdalam!
Namun, kawan ku…
Kau bakal alami kenyataan sebaliknya. Tekankan, kekerasan, hinaan, balas dendam, penyesatan, kekacauan dan bahkan kematian, itulah yang bakal dialami.
Kawan ku…
Itulah hidup. Tak semua orang berpikir dan bersikap seperti apa yang kau pikirkan dan kau sikapi. Terkadang, demi kepentingan sendiri, demi hanya berkiblat pada rasa benci penuh tak sukanya, rasa tak nyaman, kau bakal jadi tumbal dan korban dari semuanya.
Namun kawan ku…
Dalam situasi berat dan penuh tantangan, mesti kah kau mundur dan kehilangan keberanian serta sukacita untuk tetap berjalan dan berjuang dalam panji-panji perdamaian, keadilan dan kebenaran?







