Oleh: Agustinus Tetiro
Dari obrolan podcast dengan host Master Oyen Feto pada akun Youtube Komsos KAE, kita audiences bisa menangkap sejumlah harapan Uskup Agung Ende, Mgr. Paulus Budi Kleden SVD untuk gereja lokal pada peringatan setahun tahbisan uskupnya.
Pertama, Gereja yang bertumbuh dalam iman inkarnatif, yang menandai kasih persaudaraan lintas batas, antar-manusia, antar-generasi dan relasi dengan alam dan lingkungan hidup. Iman inkarnatif berarti iman yang masuk ke dalam jiwa-raga kita.
Kedua, pertumbuhan ekonomi beretika dengan bebas dari jebakan pinjaman online dan kejaran petugas koperasi harian. Ekonomi beretika yang dimaksud tentu saja berarti kita mengusahakan suatu proses produksi, distribusi, dan konsumsi untuk kelangsungan hidup kita tanpa merugikan dan mengancam hak hidup orang lain.
Ketiga, pendidikan yang terjangkau dan berkualitas. Umat di Keuskupan Agung Ende (KAE) perlu memastikan pendidikan yang baik untuk anak-anak dan orang muda. Termasuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang terampil untuk menghindari human trafficking berkedok pengiriman tenaga kerja ke luar negeri.
Keempat, kolaborasi dengan semua yang berkehendak baik. Kolaborasi bisa berbentuk pembukaan lapangan kerja di daerah, agar umat bisa melihat peluang di daerah sendiri. Toh, jika memang susah dan memilih untuk merantau, semuanya dilakukan dengan prosedur yang benar.
Kelima, lingkungan hidup. Keprihatinan pada isu-isu lingkungan hidup perlu terus digaungkan untuk memastikan bahwa bumi yang hanya satu ini menjadi rumah dan tempat tinggal yang nyaman bagi kita dan bagi anak-cucu kita di masa mendatang.







