Dirut Bank NTT Wujudkan Visi Gubernur Laiskodat Menuju NTT Bangkit dan Sejahtera

ngada bank ntt teken mou

Menurut Gubernur, pembangunan di daerah ada yang dibiayai oleh APBD dan juga ada yang dibiayai oleh Lembaga Jasa Keuangan sebagai tanda mempercepat kebutuhan dan kepentingan rakyat.

“Yang selama ini dibiayai oleh APBD yang cenderung sangat terbatas. Apalagi perencanaan pembagian semuanya dibagi sama rata. Sudah kecil baru sama rata, itu tidak ada,” tegas Gubernur.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

“Saya sangat memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Ngada yang mengambil langkah yang tidak biasa. Meminjam pada Bank NTT dengan regulasi yang lebih sederhana,” puji Gubernur kepada Bupati Ngada disambut tepuk tangan hadirin yang hadir saat penandatangan akad kredit perjanjian antara Pemerintah Kabupaten Ngada dengan Bank NTT di lokasi Pasar Bobou.

Diakui Gubernur, dirinya sangat jarang memberikan pujian kepada orang lain tapi jika itu terjadi maka memang hal itu sangat luar biasa.

“Terima kasih Bank NTT. Saya melihat Bank NTT ini bergerak, apa yang dulu saya mimpikan sebelum jadi gubernur itu dapat dilakukan oleh Bank NTT,” ungkap Gubernur memberikan pujian kepada Dirut Alex dan jajaran direksi, serta seluruh manajemen Bank NTT.

Sementara itu Bupati Ngada, Andreas Paru, mengatakan pinjaman Rp 125 miliar akan digunakan untuk mendukung sektor pertanian, pariwisata dan UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah).

“Kami akan memaksimalkan sedemikian dana pinjaman. Memanfaatkan semua potensi daerah dan ingin meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penerimaan-penerimaan lewat digitalisasi,” ungkap Andreas.

Andreas menjelaskan, saat ini masukan-masukan PAD yang bersumber dari retribusi semua sudah dilakukan dengan digitalisasi yang dilandasi oleh peraturan bupati (Perbup) pada tanggal 1 April 2021 dan ditindaklanjuti dengan penandatanganan kerja sama dengan Bank NTT.

Pos terkait