Diakuinya dari beberapa pengalaman pemerintah daerah yang menggunakan sistem digitalisasi dengan model pembayaran QRIS seperti ini kenaikan PAD nya 30 – 70 persen.
“Selain peningkatan PAD juga ada efisiensi anggaran. Di Surakarta efisiensinya mencapai Rp 1 miliar, nah ini bisa di contoh oleh seluruh kota dan kabupaten di NTT,” tegasnya.
Untuk diketahui 4 daerah yang melakukan pinjaman dengan target pengembalian 2 tahun 8 bulan (32 bulan). Kabupaten Manggarai Timur Rp 150 miliar dengan jangka waktu 32 bulan, Kabupaten Ngada Rp 125 miliar dengan jangka waktu 32 bulan. (humas bank ntt)







