Aktivitas Lintas Batas RI-RDTL Resmi Dibuka Melalui PLBN Napan dan Postu Integrado Oesilo

IMG20250410125016
oppo_0

KEFAMENANU KABARNTT.ID — Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) bersama Pemerintah Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) secara resmi membuka kembali aktivitas lintas batas antarnegara melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Napan di wilayah Indonesia dan Postu Integrado Oesilo di wilayah Timor Leste, Kamis (10/4/2025).

Pembukaan ini ditandai dengan seremoni adat dan resmi yang penuh makna. Sebagai simbol dimulainya kembali aktivitas lintas batas, dilakukan penabuhan gong adat oleh Bupati TTU didampingi jajaran Forkopimda serta pejabat dari pemerintah RDTL. Penabuhan gong ini melambangkan kesepakatan budaya dan semangat kebersamaan antar kedua bangsa.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Dalam sambutannya, Bupati TTU, Falentinus Delasalle Kebo, menyampaikan, dengan terbukanya pos lintas batas kedua negara akan membuka peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan pendapatannya.

“Pada kesempatan yang bermartabat ini, saya mengajak seluruh warga masyarakat TTU untuk memanfaatkan peluang yang berharga ini. Para petani dan nelayan agar bekerja lebih giat sehingga potensi pertanian dan perikanannya dapat diekspor ke Timor Leste. Para pelaku UMKM juga dapat memanfaatkan peluang ini,” tuturnya.

Namun selain dampak positif yang uraikan, perlu waspada terhadap potensi-potensi negatif yang timbul dari arus masuk-keluar manusia dan barang dari kedua negara. Masyarakatpun dihimbau agar tidak lagi menggunakan jalur ilegal namun menggunakan jalur resmi yaitu Pos Lintas Batas ini sehingga terbebas dari persoalan hukum.

“Semoga dengan beroperasinya Pos Lintas Batas kedua negara ini membawa manfaat bagi kedua negara dan hubungan kekeluargaan antar sesama saudara tetap terpelihara,” lanjutnya.

Pos terkait