Bupati Amon atas nama warga Alor berulang kali menyatakan terima kasih kepada Gubernur VBL karena mau berkunjung dan melihat warga di Alor.
“Ketika masuk di pintu tempat acara ini, orang-orang tua memberikan seperangkat perlengkapan pakaian kepada gubernur. Mereka punya rasa cinta, kebanggaan pada gubernur, bahwa pemimpin yang merakyat adalah pemimpin yang melihat kebutuhan dan harapan masyarakat. Ini kebanggaan mereka, harapan mereka, cinta mereka. Bahwa bapak tidak cuma lihat daerah lain, tetapi juga lihat mereka di daerah mereka sendiri,” jelas Bupati Amon.

Sebelum Gubernur VBL berbicara, lima warga masyarakat setempat menyatakan isi hati dan harapan mereka kepada gubernur. Ada yang menyinggung pendidikan, yang lain minta perbaikan jalan raya. Ada yang minta traktor mini, yang lain lagi minta insentif untuk guru-guru honor.
Profesi Petani Sentral
Gubernur VBL ketika didaulat berbicara memulai dengan memberi apresiasi kepada para petani.
“Tidak ada satu manusia pun di kolong langit ini yang tidak makan. Karena itu profesi petani adalah profesi yang sangat sentral, profesi yang sangat menentukan kehdiupan manusia. Kalau tidak ada pertanian manusia mati, tidak ada baju manusia tidak mati. Karena itu sentral sekali kegiatan hari ini. Karena kita lakukan sesuatu yang langsung menyentuh jantung kehidupan manusia,” tandas Gubernur VBL disambut tepuk tangan ratusan warga yang hadir.







