Kepada para petani Gubernur VBL memprovokasi untuk tetap semangat menanam. “Bapak Presiden dalam arahnnya telah menginstruksikan kepada seluruh gubernur dan seluruh bupati agar dapat menyiapkan lahan untuk kepentingan pangan dengan memanfaatkam lahan yang telah tersedia maupun dengan membuka lahan baru,” tegas Gubernur VBL.
Semangat menanam, kata Gubernur VBL, sangat penting terutama di masa pandemik Covid-19 (corona) sekarang ini.
“Karena kalau corona ini terus merajalela, maka bisa dipastikan pangan dunia akan alami krisis. Akan terjadi kelaparan di mana-mana. Kalau terjadi kelaparan di mana-mana, maka manusia NTT harus hidup dari pangannya sendiri,” kata Gubernur VBL.
Gubernur VBL menegaskan, Menteri Pertanian sangat serius dengan sektor pertanian. “Kita mesti siapkan semua ini dengan baik. Saya minta para pimpinan perangkat daerah baik lingkup provinsi maupun kabupaten yang hadir saat ini untuk mencatat apa yang dikeluhkan dan dibutubkan masyarakat,” kata Gubernur VBL.

“Alat-alat pertanian seperti traktor tangan yang diminta tadi tidak jadi masalah. Yang jadi masalah adalah kalau lahan tidak dikerjakan. Nanti teman-teman dari provinsi dan kabupaten akan datang ke sini siapkan segala sesuatu agar seluruh lahan ini dikerjakan dengan baik. Ini bukan karena keinginan bupati atau gubernur, tetapi itu keharusan dunia saat ini. Pemerintah harus pastikan bagaimana pangan di daerah tidak alami krisis. Jagung ada, ubi ada, beras ada. Semuanya harus dapat dipastikan. Karena itu saya sangat gembira untuk kegiatan hari ini,” tegas Gubernur VBL. (den)







