KEFAMENANU KABARNTT.ID– Camat Miomaffo Timur, Yustinus Binsasi, secara resmi melepas 36 peserta Karnaval Budaya tingkat Kecamatan Miomaffo Timur di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Jumat (15/8/2025). Karnaval ini menjadi yang pertama kali digelar di wilayah tersebut, sekaligus menjadi momentum bersejarah untuk mempromosikan budaya masyarakat Tunbaba.
Kegiatan ini merupakan rangkaian perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia tingkat kecamatan. Peserta karnaval berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/SMK). Selain itu, perwakilan desa-desa di Miomaffo Timur serta tiga organisasi bela diri juga turut memeriahkan acara.
Suasana meriah menjelang sore, sekitar pukul 15.00 WITA, halaman Paroki Santo Andreas Tunbaba sudah dipenuhi ratusan peserta. Meski matahari mulai condong ke barat, sinarnya masih cukup terik. Namun, semangat peserta tetap membara, dibalut kain tenun khas daerah yang memancarkan pesona budaya setempat.
Dari anak-anak sekolah dasar hingga siswa SMA, masyarakat desa se-Kecamatan Miomaffo Timur, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), hingga tokoh adat, semuanya tampil percaya diri. Tenun yang mereka kenakan bukan sekadar pakaian, tetapi simbol identitas dan kebanggaan akan warisan leluhur.
Dentuman drum band dari SMA Taekas memandu langkah parade, sementara tabuhan gong dari masyarakat berpadu dengan tawa dan sorak penonton di sepanjang jalan. Rute karnaval dimulai dari halaman Paroki Santo Andreas Tunbaba, melintasi Jalan Pante Makassar, dan berakhir di Kantor Camat Miomaffo Timur. Di kiri dan kanan jalan, warga berkerumun menyambut peserta, sebagian mengabadikan momen dengan kamera ponsel, sebagian lagi bersorak memberi semangat.







