Keberhasilan dua tim dari SMA Negeri 2 Kefamenanu menjadikan sekolah ini sejajar dengan sejumlah institusi pendidikan unggulan di NTT seperti SMAS NCIPS Kupang, SMA Katolik Giovanni Kupang, dan SMA Negeri 1 Kupang yang juga berhasil mengirim wakil ke tahap selanjutnya.
Arkadius menambahkan bahwa siswa-siswa yang tergabung dalam kedua tim telah menjalani pelatihan intensif sejak awal tahun. Persiapan mencakup pelatihan logika, diskusi kelompok, analisis kasus, hingga simulasi tes daring, di bawah bimbingan guru-guru berpengalaman.
“Ini bukan hanya tentang kemenangan, tapi tentang proses panjang yang mereka lewati. Saya melihat sendiri bagaimana anak-anak berlatih hingga larut malam, berdiskusi, bahkan saling memotivasi satu sama lain. Mereka adalah generasi pembelajar sejati,” imbuhnya.
Dengan hasil menggembirakan ini, SMA Negeri 2 Kefamenanu memasang target lebih tinggi pada tahap lanjutan. Kepala sekolah menegaskan komitmennya untuk terus memberikan ruang dan dukungan terhadap pengembangan potensi siswa melalui kegiatan yang bersifat kompetitif dan inovatif. (Siu).







