Renungan Harian Selasa, 22 Juli 2025

bb49ee3cfe72b44b80dfe5de64178d55859a8565c96a60c16eda65689ba1b870.0

Bacaan I Kidung Agung 3: 1-4a, atau
2 Korintus 5:14-17
Mazmur Tanggapan: Mzm 63:1.3-4.5-6.8-9
Ref: Jiwaku haus akan Dikau, ya ALLAHku”

Injil Yohanes 20:1.11-28
“Tuan, jikalau Tuan yang mengambil DIA, katakan kepadaku di mana Tuan meletakkan DIA, supaya aku dapat mengambilNYA”
Yoh 20:15
(Domine, si tu sustulisti eum, dicito mihi ubi posuisti eum: et ergo eum tollam)

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Kawan ku…
Ini semua tentang kualitas dari sebuah relasi. Yang benar, yang seharusnya, yang sehat dan yang sepantasnya bertolak serta dibangun atas dasar kekuatan nilai.

Kawan ku….
Di atas semuanya, masing-masing kita dapat bertumbuh dan berkembang dalam diri dan menjadi diri sendiri. Sebagai manusia yang utuh dan di dalam iman.

Dan kawan ku…
Hendak kumohon maaf dan ampun padamu. Sebab, tentangmu dan terhadapmu, aku sebenarnya telah kandas dalam relasi yang hanya berkiblat pada ‘keuntungan diri sendiri.’ Aku manfaatkan keadaan yang kurang beruntung maupun untungmu untuk mau-mauku sendiri. Iya, satu ungkapan keakraban dan relasi di antara kita yang hanya sebatas pada ‘kerajaan diriku sendiri.’

Padahal kawan ku….
Kita telah sama-sama tahu apa artinya karakter sesungguhnya dari sebuah relasi. Bahwa relasi itu harus membebaskan; tetap saling menghargai dan menghormati; tetap saling mejunjung tinggi hargat dan martabat. Relasi yang benar dan sehat itu membawa kita berdua kepada transformasi diri yang bercitra. Bahwa kita berdua tetap bertumbuh dan berkembang di dalam Kasih dan Kebenaran.

Kawan ku….
St Maria Magdalena, di dalam kisah perjumpaan dengan Yesus, TUHAN, pada akhirnya, tidak hanya tiba pada pengenalan akan Yesus yang sesungguhnya. Tetapi bahwa ia juga mengenal siapa dirinya yang seutuhnya. Iya, seperti ketika nama dirinya tersapa: “Maria….”

Pos terkait