“Festival Hai Mnahat bukan sekadar perayaan pangan, tetapi juga bukti semangat gotong royong masyarakat SoE. Menjaga pangan lokal berarti menjaga masa depan generasi kita,” tuturnya.
Dengan berbagai rangkaian kegiatan tersebut, Festival Hai Mnahat menjadi wadah pertemuan lintas sektor yang memperkuat gerakan pangan lokal di Timor Tengah Selatan dan menjadi inspirasi bagi pembangunan sistem pangan berkelanjutan di Indonesia. (siu)







