Hilda mengaku terharu karena beberapa perjuangannya bersama rekan-rekan di DPD dan DPR untuk kepentingan tenaga kependidikan dan guru honorer bisa terjawab. Salah satunya adalah terkait dengan revisi Permendikbud Nomor 8/2020.
“Puji Tuhan karena bapa mama punya pergumulan boleh terjawab. Banyak hal yang kita perjuangkan, sampai saya lupa kalau pergumulan itu sudah terjawab. Saya juga kaget saat diberi tahu kalau apa yang diperjuangkan itu akhirnya terjawab. Aspirasi bapa mama hari ini sudah saya catat. Tolong beri datanya dan siapkan surat pengantar dari walikota. Saya akan berusaha perjuangkan,” tandasnya.
Terkait hal-hal yang menjadi kewenangan Pemkot Kupang, Hilda mengaku akan menginformasikan langsung kepada Walikota Kupang sehingga pergumulan guru honorer bisa secepatnya diselesaikan.
“Mengenai bantuan Covid bagi guru honor, habis pertemuan ini saya akan ketemu Pak Walikota. Jadi kita selesaikan hal yang cepat untuk selesaikan. Mama bapa harus berdoa supaya semua pergumulan cepat terjawab,” pintanya. (sny/den)







