MAUMERE kabarntt.id–-Puluhan rumah warga di Desa Nenbura, Kecamatan Doreng, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), terendam banjir akibat hujan deras.
Selain itu, akibat belum dibangunnya saluran air (drainase) di beberapa titik di wilayah itu membuat banjir merendam rumah warga sejak, Sabtu (27/2/2021) siang.
Demikian dikatakan Kepala Desa Nenbura, Kecamatan Doreng, Petrus Petu, kepada media ini, Selasa( 2/3/2021) pagi.
Petrus mengatakan, banjir tersebut merupakan banjir kiriman dari Dusun Hebar, Desa Persiapan Mahetana yang mengakibatkan warga yang tinggal di sekitar wilayah pesisir pantai Doreng mengalami dampak dari banjir tersebut.
“Banjir itu banjir kiriman dari Dusun Hebar. Paling tidak harus ada drainase sehingga pembuangannya fokus ke sungai-sungai yang langsung ke laut,” ujarnya.
Petrus menyebutkan setidaknya terdapat 10 rumah warga di RT 13/ RW 17 yang terendam banjir. Terhadap kondisi banjir itu, warga yang terdampak memilih untuk tetap berada di rumah masing-masing.
“Ada 10 rumah di Dusun Doreng Rt 13 RW 17 yang terkena dampak. Karena wilayah itu berada di sekitar pesisir pantai Doreng,” ujarnya.
Lebih lanjut Petrus mengatakan, banjir juga membawa begitu banyak material yang baunya tak sedap dibawa banjir masuk ke Dusun Doreng seperti lumpur, tanah, batu, kayu, daun-daun. Mungkin juga bangkai karena ada bau tak sedap.
Selain banjir, ada juga beberapa titik longsoran yang mengancam nyawa manusia yang ada di sebelah utara aspal. Sedangkan yang ada di bagian selatan aspal itu hampir semua rumah terendam air.







